My Dialy
Riuh rendah suasana kantor menyelimuti hari ku, tapi entah mengapa tak kudapati jiwa q menepi bersamanya.
Aku Hanya duduk termangu, di depan komputer ku_teman setia saat ku butuh teman.
Barang mati yang terkadang kunilai jauh lebih tulus dan setia, dibandingkan semua orang yang ku kenal tak terkecuali orang yang paling dekat dengan ku.
Saat ini umur ku menuju 23 tahun ya tahun ini umurku sudah 23 tahun, bukan masanya bermain2, walau sebenarnya setiap orang memiliki makna berbeda tentang main2 itu sendiri.
Hidupku semakin bahagia jika ku semakin bersyukur, bersyukur dengan tetap berusaha keras semampunya.
yaa,,, itu cara ku bersyukur, melakukan terbaik utk semua orang yang ku cinta.
Terima kasih banyak untuk semua orang yang sempat dikirimkan Tuhan utk ku, untuk membeli pelajaran hidup. Kini semakin kusadari bahwa suatu hal yang menyakiti ku dikirimkan untuk mengajari ku tentang arti ikhlas, sabar, mengerti. Bahkan di dalam kemarahan terbesarku, saat ku merasa semua orang di sekitar ku jahat, memperlakukan ku seperti telur yang terjatuh (tak berguna dan dianggap sampah), dari situlah Tuhan mendorong ku untuk kuat, menjadikan ku pribadi mandiri yang tak tergantung dg emosi2. Hidupku sudah puas dengan perlakuan Bully, sakit, sengsara. Tak akan ku biarkan masa depan ku mendapatkan hal yang sama! Tak akan!
Sekali lagi terima kasih, untuk nama2 orang yang pernah sangat menghina ku, tak perlu ku sebut satu2 siapa saja mereka, semoga kalian bisa tetap bahagia saat melihat ku nanti jauh lebih dari kalian....Ada saatnya nanti ku harus ucapkan "TERIMA KASIH, BERKAT KALIAN AKU JADI SEPERTI INI".
Saat itu yang kufikirkan, bagaimana cara membalas perlakuan kalian, orang2 penjilat yg menjijikan!
Waktu dimana aku terlalu muda untuk memahami kehidupan yang tak selalu berjalan Indah sesuai harapan kita.
Untuk semua orang yang pernah menjadi korban bully.
"Terkadang, teman terbaik kita adalah diri kita sendiri..NEVER GIVE UP dan tunjukan kepada dunia siapa kamu sebenarnya!!"
Untuk pelaku Bully :
"Semakin hari kamu kan semakin paham, hidupmu tak berguna utk dirimu sendiri kecuali utk mereka yang pernah kau bully"